Selasa, 02 Desember 2014

Cerita Cinta Beda agama









Assalamualaikum wr.wb.
Saudara-saudaraku yg saya cintai siapapun itu yg sedang membaca blog saya, ini hanyalah kisah tentang cinta beda agama saya membuat ini berdasarkan pengalaman atas apa yg telah saya alami,semogah setelah kalian membaca kisah ini kalian dpt memikirkan bagaimana kedepannya hub kalian,jika seseorang benar” mencintai dia pasti rela mengorbankan apa saja termasuk agamanya . Tuhan menciptakan umatnya yg berbeda untuk bersatu. Lantas bagaimana dgn yg mencintai beda agama, apakah mereka salah?. Aku bukanlah seorang yg paham dgn hukum agama tp aku mencoba melakukan apa yg seharusnya aku lakukan dlm agamaku. Inilah kisahku...

 

““ketika agama mengajarkan tentang cinta, tapi mengapa kita berpisah karna agama ?”Apa jadinya ketika seorang cewek jatuh cinta sama cowok yang berbeda agama? Terus, gimana kalau jatuh cinta itu datang tiba-tiba? Agama enggak mengaturnya, bukan? Ada yang bilang, lebih baik sakit hati karena diputusin daripada sakitnya karena sulit untuk menjalankan hubungan dengan beda keyakinan. Tapi cinta sering membuat seseorang buta.                                                                                                                           
Seperti aku dan dia. Walaupun keyakinan kami tidak sama, tapi kami tetap berusaha menjalaninya. Walau dengan tantangan yang berat. Tapi, entah kenapa, seakan ada hal yang tidak merestui cinta kami
Pertemuan pertama berlanjut pada pertemuan-pertemuan berikutnya tanpa kami tahu skenario apa yang sedang dipersiapkan di ujungnya nanti. Semakin saling mengenal, cinta kami semakin kuat. Kami merasakan apa itu yang namanya kesesuaian jiwa, kami merasakan banyak kecocokan, merasa klik dan sangat yakin bahwa kami dilahirkan ke dunia ini sebagai sepasang jiwa, masing-masing adalah belahan jiwa yang dipertemukan untuk bersatu.
Aku selalu kagum pada mereka yang menjalani hubungan beda agama. Mereka yang bertahan pada hubungan ini meyakinkanku bahwa kekuatan cinta mengatasi perbedaan apapun. Agama adalah hal fundamental yang membentuk watak dan perilaku kita. Aku percaya ada nilai-nilai universal yang dibawa semua agama. Tetapi dalam prakteknya, cara untuk mencapai nilai universal itu tetap saja berbeda. Cara inilah yang kemudian membentuk sudut pandang setiap diri kita.
Soal cinta beda agama, aku hanya berani berkoar-koar dan menuliskannya dalam dokumen ini Pengalaman sih nol besar. Tapi aku mengamati dari dekat, mereka yang menjalani hubungan beda agama. Mereka adalah orang yang teguh dan ulet.. Cinta beda agama mungkin tak menjadi apa-apa jika tak ada beban melanjutkan hubungan ke jenjang pernikahan. Kelanjutan hubungan ini akan berbenturan dgn agama, keluarga dan negara.
Ya Allah,, cobaan apa ini.? Mengapa Engkau harus mempertemukan ku dengan dia, bila hanya luka jiwa yang akan terukir, Ya Allah... apakah dengan cara ini Engkau mengajari ku untuk bersabar, mengapa aku selalu sulit mendapatkan cinta yang ku ingin, aku sangat menyayanginya, sangat mencintainya, tapi mengapa jurang antara kami sangat lah berbahaya, Ya Allah... tunjukkan aku jalan terbaik-Mu..”
Setelah itu lah,,,, aku sadar apa yang harus aku lakukan, memang menghindar bukan jalan yang baik, tapi aku harus pandai memposisikan diri, agar perasaan ini tidak terlalu mendalam.

“Aku untuk kamu.. kamu untuk aku.. namun semua apa mungkin, IMAN kita yang BERBEDA.. TUHAN memang SATU.. KITA yang TAK SAMA.. Haruskah aku lantas pergi meski CINTA takkan bisa pergi? .. “
                                               
 

1 komentar: