Selasa, 13 Januari 2015

Pacar egois

                                             Pacar egois

Memiliki seorang pacar yang egois tentunya membuat kalian merasa cukup kesal. Sikap dari pasangan yang ingin menang sendiri dan selalu mementingkan dirinya sendiri inilah yang menjadi masalah. Pada dasarnya, orang yang memiliki sifat egois itu tidak suka dikritik atau dinasehati orang lain.
Perkataan apapun yang keluar dari mulut kalian, si dia tak mau mendengarkannya. Dia juga menganggap bahwa dirinya selalu benar. Terkadang, sifat egoisnya itu juga cukup memancing amarah kalian.
Menghadapi sifat egoisnya itu terkadang membuat kalian ingin pisah saja darinya. Tapi, perasaan sayang untuknya masih ada sehingga harus tetap menjalani hubungan asmara ini dengan penuh kesabaran. Kesabaran yang kamu miliki itu tak cukup membuatnya berubah.

Sebenarnya orang yang egois itu adalah orang yang menginginkan perhatian lebih, jadi meskipun dia itu egois dan cuek dia tetep aja masih butuh perhatian lebih dari kalian, bahkan dia kepengen perhatian kamu itu hanya terfokus sama dia saja. Mungkinkah kamu tiap hari ngurusin dia dan menomersatukan dia,sedangkan kepentingan kamu yang lain selalu kamu nomer sekiankan.

Kalau semua cara di atas sudah kalian terapin untuk menghadapi pacar kamu yang egois itu nggak mempan, maka dengan sangat terpaksa kamu harus putusin dia. Buat apa kalau kamu harus ngalah terus untuk menuruti segala keinginanya dia sedangkan apa yang kamu mau selalu di abaikan oleh-nya. Masalah perasaan tidak bisa dibohongi, karena kalau kamu mengalah terus-menerus maka akan menimbulkan tekanan batin buat kamu sendiri dan membuat dia semakin lama semakin melunjak tp jangan khawatir nggak semua pacar kalian yg egois itu akan selamanya egois, ada kata kemungkinan untuk dia berubah tergantung dari niatnya sendiri dan bimbingan dari kalian.

Pada intinya, jika kamu mempunyai pacar egois syukuri aja lah, karena setiap hari kamu akan belajar kesabaran dari pacar kalian yg egois itu. Jika kalian memang cinta dan sayang sama dia sepenuhnya maka bimbing dan tuntun dia untuk menjadi pribadi yg leih baik dari yg sebelumnya.


“Jika kalian memiliki komitmen yg kuat cinta mengalahkan segalanya, Lakukan! Lakukan! Lakukan!, Pertahankan! Pertahankan! Pertahankan!, Jangan setengah-setengah!”.